Jurnal JPDO
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo
Jurusan Pendidikan Olahraga FIK-UNPen-USJurnal JPDO2654-8887PROFIL KEMAMPUAN KOORDINASI GERAK MURID KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 18 BATANG ANAI
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3311
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan koordinasi gerak dalam mendukung perkembangan motorik murid sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kemampuan koordinasi gerak murid kelas V Sekolah Dasar Negeri 18 Batang Anai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2026 dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga diperoleh 56 murid dari kelas VA dan VB Sekolah Dasar Negeri 18 Batang Anai sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan meliputi Eye-hand Coordination, Jumping Sideways, Balance Beam, dan Moving Sideways. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan koordinasi gerak murid pada tes eye-hand coordination berada pada kategori kurang (25,0%) dengan nilai tertinggi 72, nilai terendah 24 dan nilai rata ratanya 57,32, tes jumping sideways berada pada kategori sedang (26,8%) dengan nilai tertinggi 75, nilai terendah 17 dan nilai rata ratanya 52,14, tes balance beam berada pada kategori baik (35,7%) dengan nilai tertinggi 72, nilai terendah 24 dan nilai rata ratanya 57,32, dan tes moving sideways berada pada kategori sedang (32,1%) dengan nilai tertinggi 66, nilai terendah 27 dan nilai rata ratanya 43,75. Secara keseluruhan, profil kemampuan koordinasi gerak murid kelas V Sekolah Dasar Negeri 18 Batang Anai berada pada kategori sedang (37,5%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan koordinasi gerak murid kelas V Sekolah Dasar Negeri 18 Batang Anai secara umum berada pada kategori sedang.</p>Feby Febriani PutriSyahrastani SyahrastaniAsep SujanaRisky Syahputra
##submission.copyrightStatement##
2026-08-092026-08-09982322233110.24036/JPDO.9.2026.0240Penerapan Modifikasi Permainan Kecil Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bola Voli Pada Siswa Kelas V di SD Negeri 03 Ikur Koto, Kota Padang
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3293
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bola voli siswa kelas V SD Negeri 03 Ikur Koto melalui penerapan modifikasi permainan kecil. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi bola voli, dimana dari 25 siswa tidak ada yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75 dengan rata-rata nilai kelas hanya mencapai 35. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas V SD Negeri 03 Ikur Koto. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan teknik dasar bola voli yang meliputi kemampuan passing bawah dan passing atas. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase ketuntasan belajar klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan modifikasi permainan kecil mampu meningkatkan hasil belajar bola voli siswa. Pada tahap pra-siklus, ketuntasan belajar klasikal mencapai 0% dengan rata-rata nilai 35. Setelah diberikan tindakan pada Siklus I, ketuntasan belajar meningkat menjadi 24% dengan rata-rata nilai 65. Selanjutnya, pada Siklus II ketuntasan belajar meningkat menjadi 68% dengan rata-rata nilai 77. Dengan demikian, penerapan modifikasi permainan kecil terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar bola voli siswa kelas V SD Negeri 03 Ikur Koto</p>Erik Parulian Pratama SiraitYuni AstutiSri Gusti HandayaniLucy Oktavani
##submission.copyrightStatement##
2026-08-132026-08-13982334234310.24036/JPDO.9.2026.0241HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI KAKI DENGAN KEMAMPUAN TENDANGAN MAWASHI GERI PADA ATLET KARATE TAKO KOTA PADANG
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3346
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara daya ledak otot tungkai kaki dengan kemampuan tendangan Mawashi Geri pada atlet Karate Tako Kota Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 20 atlet Karate Tako Kota Padang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian menggunakan tes Vertical Jump untuk mengukur daya ledak otot tungkai kaki dan tes kemampuan tendangan Mawashi Geri untuk mengukur kemampuan tendangan atlet. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji korelasi Product Moment, dan uji t pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya ledak otot tungkai kaki atlet berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 40 cm, sedangkan kemampuan tendangan Mawashi Geri juga berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 20,40. Hasil uji korelasi diperoleh koefisien korelasi sebesar r = 0,945 dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang menunjukan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara daya ledak otot tungkai kaki dengan kemampuan tendangan Mawashi Geri pada atlet Karate Tako Kota Padang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa daya ledak otot tungkai memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan tendangan Mawashi Geri pada atlet Karate Tako Kota Padang</p>Husuatun NisaArie AsnaldiSuwirman SuwirmanHilmainur Syampurma
##submission.copyrightStatement##
2026-08-132026-08-13982344235410.24036/JPDO.9.2026.0242Tinjauan Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 43 Padang
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3350
<p>Kebugaran jasmani merupakan komponen penting bagi kesehatan dan keberhasilan belajar siswa, namun capaiannya pada siswa SMP Negeri 43 Padang belum diketahui secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa ditinjau dari lima komponen: daya tahan kardiorespiratori, kekuatan otot perut, daya ledak otot tungkai, kelincahan, dan koordinasi mata-tangan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel 63 siswa (33 putra, 30 putri) kelas VII, VIII, dan IX yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling dari populasi 319 siswa. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) Fase D, yaitu Beep Test, Sit-Up, Standing Broad Jump, T-Test, dan tes lempar tangkap bola, kemudian dianalisis secara deskriptif berupa frekuensi, persentase, rata-rata, dan simpangan baku. Hasil penelitian menunjukkan daya tahan kardiorespiratori berkategori Baik (74,6%), kekuatan otot perut Sedang (46,0%), daya ledak otot tungkai Sedang (34,9%), kelincahan Baik (49,2%), dan koordinasi mata-tangan menjadi komponen terbaik dengan 87,3% siswa berkategori minimal Baik. Secara keseluruhan kebugaran jasmani siswa berada pada kategori Sedang menuju Baik dengan rata-rata skor komposit 17,70. Kekuatan otot perut dan daya ledak otot tungkai, khususnya pada siswa putri, teridentifikasi sebagai komponen kebugaran jasmani dengan capaian terendah.</p>Achong PutraDespita Antoni Despita AntoniArsil ArsilOyatra Utama Warda
##submission.copyrightStatement##
2026-08-132026-08-13982365237510.24036/https://doi.org/10.24036/JPDO.9.2026.0243ANALISIS BIOMEKANIKA KOORDINASI GERAKAN OTOT LENGAN DAN OTOT TUNGKAI RENANG GAYA BEBAS 50 M PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN PENDIDIKAN OLAHRAGA UNIVERSITAS NEGERI PADANG
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3371
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis koordinasi gerakan renang gaya bebas 50 meter ditinjau dari aspek biomekanika pada mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis video berbasis software biomekanika. Sampel penelitian berjumlah 20 mahasiswa (10 putra dan 10 putri) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan melalui perekaman video dari sudut pandang atas (bird’s-eye view) dan samping air untuk mengamati fase catch, pull, push, dan recovery. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi skala penilaian koordinasi gerak yang tervalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor total kelompok putra adalah 74,9 (kategori Baik) dengan rata-rata gerakan kaki 20,4, gerakan tangan 23,9, dan pernapasan 15,3. Sementara itu, kelompok putri memperoleh rata-rata skor total 72,5 (kategori Baik) dengan rata-rata gerakan kaki 21,1, gerakan tangan 22,2, dan pernapasan 14,8. Temuan menunjukkan bahwa kendala utama pada kelompok putri adalah gejala sinking hip yang memicu peningkatan drag, sedangkan kelompok putra cenderung mengalami fluktuasi irama kick beat pada fase kelelahan akhir (meter ke-40). Kesimpulan dari penelitian ini adalah koordinasi biomekanika mahasiswa putra dan putri berada pada kategori baik, namun memerlukan latihan koreksi posisi tubuh (body position) dan konsistensi frekuensi tungkai untuk mengoptimalkan efisiensi propulsi</p>Ahmad Arif MaulanaSyahrastani Syahrastanikhairuddin khairuddinRika Sepriani
##submission.copyrightStatement##
2026-08-172026-08-17982355236410.24036/JPDO.9.2026.0243Tinjauan Kemampuan Teknik Dasar Esktrakurikuler Dan Hasil Belajar Pemain Futsal SMA Negeri 5 Kota Padang
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3377
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan teknik dasar futsal yang meliputi <em>passing</em>, <em>dribbling</em>, dan <em>shooting</em>, serta hasil belajar PJOK peserta ekstrakurikuler futsal SMA Negeri 5 Kota Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 55 peserta ekstrakurikuler futsal, sedangkan sampel berjumlah 12 peserta yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em> berdasarkan kriteria peserta kelas X dan XI yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal, mengikuti seluruh rangkaian tes kemampuan teknik dasar futsal, serta mampu memahami prosedur pelaksanaan tes. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan teknik dasar futsal yang terdiri atas tes <em>passing</em>, <em>dribbling</em>, dan <em>shooting</em>, serta dokumentasi nilai rapor PJOK. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa rata-rata, standar deviasi, distribusi frekuensi, dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan teknik <em>passing</em> berada pada kategori sangat baik sebesar 66,67%, kemampuan teknik <em>dribbling</em> berada pada kategori sangat baik sebesar 91,67%, sedangkan kemampuan teknik <em>shooting</em> berada pada kategori baik sebesar 58,33%. Hasil belajar PJOK peserta memperoleh nilai rata-rata 89,17 dengan kategori baik. Secara umum, kemampuan teknik dasar futsal peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 5 Kota Padang berada pada kategori baik hingga sangat baik, dengan kemampuan <em>dribbling</em> sebagai aspek yang paling menonjol. Temuan penelitian ini diharapkan dapat mendukung evaluasi pembinaan ekstrakurikuler futsal melalui pengembangan latihan yang lebih sesuai dengan kebutuhan penguasaan teknik dasar peserta.</p>Jerimy AriantoHaripah LawanisOzha Wahyu Pra AdhaMardepi Saputra
##submission.copyrightStatement##
2026-08-262026-08-26982376238510.24036/JPDO.9.2026.0244Hubungan Kekuatan Otot Tungkai Dan Koordinasi Mata Kaki Dengan Kemampuan Passing Tim Futsal Muda Mandiri Kabupaten Pesisir Selatan
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3400
<p>Permasalahan dalam penelitian ini adalah diduga masih rendahnya tingkat kemampuan <em>passing</em> tim futsal Muda Mandiri Kabupaten Pesisir Selatan yang diduga disebabkan oleh kurangnya tingkat kekuatan otot tungkai dan koordinasi mata kaki pemain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kekuatan otot tungkai dan koordinasi mata kaki dengan kemampuan <em>passing</em> futsal tim futsal Muda Mandiri Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 17 orang pemain. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan 1) leg and back dynamo meter, 2) tes koordinasi mata kaki, 3) tes kemampuan <em>passing</em> futsal. Teknik analisis data menggunakan analisis statistika korelasi sederhana dan korelasi berganda. Hasil penelitian ini adalah: 1) Terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan <em>passing</em> tim Futsal Muda Mandri Kabupaten Pesisir Selatan2) Terdapat hubungan yang signifikan antara koordinasi mata kaki dengan kemampuan <em>passing</em> tim Futsal Muda Mandri Kabupaten Pesisir Selatan 3) Terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dan koordinasi mata kaki secara bersama-sama dengan kemampuan <em>passing</em> tim Futsal Muda Mandri Kabupaten Pesisir Selatan</p>ago lauttitaharipah lawanisAtradinal AtradinalOzha Wahyu Pra Adha
##submission.copyrightStatement##
2026-08-312026-08-31982386239510.24036/JPDO.9.2026.0245HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT LENGAN DAN KOORDINASI MATA TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN SHOOTING ATLET PUTRA KLUB ATLANTIS PADANG
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3375
<table width="631"> <tbody> <tr> <td width="528"> <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kemampuan shooting atlet putra Klub Atlantis Padang. Shooting merupakan teknik dasar yang sangat penting dalam permainan bola basket karena menjadi cara utama memperoleh poin. Keberhasilan shooting tidak hanya dipengaruhi oleh penguasaan teknik, tetapi juga oleh kondisi fisik, khususnya daya ledak otot lengan dan koordinasi mata tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan daya ledak otot lengan, koordinasi mata tangan, serta hubungan kedua variabel tersebut secara bersama-sama terhadap kemampuan shooting atlet putra Klub Atlantis Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian berjumlah 24 atlet putra Klub Atlantis Padang, dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi Seated Medicine Ball Throw Test untuk mengukur daya ledak otot lengan, Wall Toss Test untuk mengukur koordinasi mata tangan, dan tes medium shooting untuk mengukur kemampuan shooting. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya ledak otot lengan dan koordinasi mata tangan masing-masing memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap kemampuan shooting. Secara simultan, kedua variabel juga berhubungan signifikan dengan kemampuan shooting. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang mengintegrasikan peningkatan kondisi fisik dan teknik shooting, sehingga kemampuan atlet dapat berkembang secara optimal.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Rahayu Norma SonandaFrizki AmraAldo Naza PutraIndri Wulandari
##submission.copyrightStatement##
2026-09-012026-09-01982396240410.24036/JPDO.9.2026.0246