Jurnal JPDO
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo
Jurusan Pendidikan Olahraga FIK-UNPen-USJurnal JPDO2654-8887Analisis Psikologis Pemain Futsal Putri Family Antara Futsal ( FAF) Group Kabupaten Tebo
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3268
<table width="631"> <tbody> <tr> <td width="528"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi psikologis pemain futsal putri Family Antara Futsal ( FAF) Group Kabupaten Tebo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi semua pemain futsal putri Family Antara Futsal ( FAF) Group yang mengikuti Bupati Cup dengan teknik pengambilan sampel <em>sensus </em>dengan jumlah sampel sebanyak 12 orang. Instrumen penelitian yang digunakan menggunakan instrument DASS-42 yang dikeluarkan oleh <em>Psycology Foundation of Australia </em>yang mencakup penilaian terhadap tingkat kecemasan, stress, dan depresi yang kemudian data dianalisis dengan menggunakan teknik presentase. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tingkat stres pemain futsal putri FAF Group berada dalam kategori normal, tingkat kecemasan pemain futsal putri FAF Group brada dalam kategori sedang,dan tingkat depresi pemain futsal putri FAF Group berada dalam kategori ringan.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Dilla LusianaHaripah LawanisRika SeprianiOzha Wahyu Pra Adha
##submission.copyrightStatement##
2026-07-052026-07-05972128213610.24036/JPDO.9.2026.0220Pengaruh Metode Part And Whole Terhadap Hasil Belajar Roll Depan V Pada Siswa Kelas VII SMP 3 Mukomuko
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3270
<p>Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar roll depan V siswa kelas VII SMP Negeri 3 Mukomuko. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh metode pembelajaran <em>Part and Whole</em> terhadap hasil belajar roll depan V pada siswa SMP Negeri 3 Mukomuko. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan desain one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2026 di SMP Negeri 3 Mukomuko. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 164 siswa kelas VII SMP Negeri 3 Mukomuko. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang terdiri dari kelas VII A dan VII C dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan senam lantai roll depan V. Teknik analisis data menggunakan <em>Wilcoxon</em> Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan metode pembelajaran Part and Whole terhadap hasil belajar roll depan V siswa pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Mukomuko. Dari hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis diterima. Selain itu terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari 18,8 pada pretest menjadi 22,43 pada posttest. Dapat disimpulkan metode pembelajaran Part and Whole berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar roll depan V pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Mukomuko.</p>Fadli PurnamaSri Gusti HandayaniZulbahri ZulbahriLucy Oktaviani
##submission.copyrightStatement##
2026-07-052026-07-05972137214710.24036/JPDO.9.2026.0221Hubungan Koordinasi Mata Tangan Dan Daya Ledak Otot Lengan Dengan Keterampilan Service Atas Pada Ekstrakurikuler Bola Voli Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 30 Kota Padang
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3271
<p>Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya keterampilan service atas peserta didik pada kegiatan ekstrakurikuler bola voli di Sekolah Menengah Pertama Negeri 30 Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan koordinasi mata tangan dan daya ledak otot lengan dengan keterampilan service atas pada ekstrakurikuler bola voli di Sekolah Menengah Pertama Negeri 30 Kota Padang. Jenis penelitian yaitu kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli yaitu 40 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 25 orang. Instrumen dalam penelitian yaitu <em>tes hand and eye coordination, tes one hand medicine ball put</em>, dan tes keterampilan service atas bola voli. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas liliefors, korelasi product moment, korelasi ganda, serta uji signifikansi pada taraf α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat hubungan yang signifikan antara koordinasi mata tangan dengan keterampilan service atas pada ekstrakurikuler bola voli di Sekolah Menengah Pertama Negeri 30 Kota Padang dengan nilai rhitung = 0,430 > rtabel = 0,396. 2) Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara daya ledak otot lengan dengan keterampilan service atas pada ekstrakurikuler bola voli di Sekolah Menengah Pertama Negeri 30 Kota Padang dengan nilai rhitung = 0,1265 < rtabel = 0,396. 3) Terdapat hubungan secara bersama-sama antara koordinasi mata tangan dan daya ledak otot lengan dengan keterampilan service atas pada ekstrakurikuler bola voli di Sekolah Menengah Pertama Negeri 30 Kota Padang dengan nilai rhitung = 0,741 > rtabel = 0,487</p>Abdul Ghani ParismanYuni AstutiHaripah LawanisDessi Novita Sari
##submission.copyrightStatement##
2026-07-052026-07-05972148215710.24036/JPDO.9.2026.0222TINJAUAN KEBUGARAN JASMANI SISWA KELASV V SEKOLAH DASAR NEGERI 29 GUNUNG SARIK KOTA PADANG
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3276
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya tingkat kebugaran jasmani peserta didik di Sekolah Dasar Negeri 29 Gunung Sarik yang terlihat dari kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan oleh peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani peserta didik fase C di Sekolah Dasar Negeri 29 Gunung Sarik, Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian seluruh peserta didik fase C yang meliputi kelas V di SD Negeri 29 Gunung Sarik. Instrumen dalam penelitian yang digunakan adalah Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) yang disesuaikan dengan kelompok usia peserta didik sekolah dasar, meliputi tes lari, kekuatan, daya tahan dan kelincahan. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan nilai ratarata, persentase, serta kategori tingkat kebugaran jasmani peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani peserta didik fase C di SD Negeri 29 Gunung Sarik berada pada beberapa kategori, yaitu sangat kurang, kurang, sedang, dan baik, dengan mayoritas peserta didik berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa secara umum kebugaran jasmani peserta didik masih belum optimal dan perlu dapat perhatian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa diperlukan upaya peningkatan kebugaran jasmani melalui pembelajaran pendidikan jasmani yang lebih efektif, dan lain sebagainya</p>Rangga Eka GemilangYuni AstutiSepriadi SepriadiMario Febrian
##submission.copyrightStatement##
2026-07-062026-07-06972158216810.24036/JPDO.9.2026.0223Tinjauan Tingkat Kebugaran Jasmani dan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama Kelas VIII Negeri 32 Kota Padang
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3278
<p>Kebugaran jasmani dan motivasi belajar merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani dan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 32 Padang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 188 siswa kelas VIII SMP Negeri 32 Padang, dengan sampel sebanyak 38 siswa yang dipilih menggunakan teknik <em>stratified random sampling</em>. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) Fase D untuk mengukur kebugaran jasmani dan angket motivasi belajar untuk mengukur motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran PJOK. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 15. Sementara itu, motivasi belajar siswa berada pada kategori baik sekali dengan persentase rata-rata 83,56%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa sudah sangat baik, namun tingkat kebugaran jasmani masih perlu ditingkatkan melalui aktivitas fisik dan latihan yang teratur guna mendukung efektivitas pembelajaran PJOK di sekolah.</p>Agfa Nuri EffendiSefri HardiansyahSuwirman SuwirmanDespita Antoni
##submission.copyrightStatement##
2026-07-062026-07-06972169217810.24036/JPDO.9.2026.0224Tinjauan Motivasi Diri dan Resiliensi Murid dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 42 Padang
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3294
<p>Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih terdapat murid yang kurang bersemangat, pasif, dan mudah menyerah selama mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMP Negeri 42 Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi diri dan resiliensi murid dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 378 murid, dengan sampel sebanyak 48 murid yang ditentukan menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan angket motivasi diri dan angket resiliensi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi diri dan resiliensi murid dalam pembelajaran PJOK berada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, motivasi diri dan resiliensi murid perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan guna mendukung keberhasilan pembelajaran PJOK.</p>Wahyu HidayatSefri Hardiansyah
##submission.copyrightStatement##
2026-07-082026-07-08972179218710.24036/JPDO.9.2026.0225TINJAUAN KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS X SMA NEGERI 8 KOTA PADANG
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3289
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kebugaran jasmani serta faktor-faktor yang mempengaruhinya pada siswa kelas X SMAN 8 Kota Padang. Masalah utama dalam penelitian ini adalah belum diketahuinya secara pasti kondisi empiris kebugaran siswa menggunakan instrumen terbaru, serta adanya gejala kelelahan dan kurangnya semangat siswa saat pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian mencangkup seluruh siswa kelas X SMAN 8 Kota Padang yang tersebar di 10 rombongan belajar dengan total 393 siswa. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik stratified random sampling dengan peresentase 10% dari total populasi, sehingga diperoleh sampel sebanyak 39 siswa. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) Fase E/F yang meliputi enam komponen. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif berupa perhitungan frekuensi dan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa kelas X SMAN 8 Kota Padang berada pada kategori (kurang sekali) dengan presentase sebesar (64,10%).</p>Kayani CahyaDeswandi DeswandiSepriadi SepriadiNina Jermaina
##submission.copyrightStatement##
2026-07-132026-07-13972188219710.24036/JPDO.9.2026.0226Tinjauan Kondisi Fisik Atlet Pencak Silat Arak kabau Gadang Pasaman
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3264
<p>Kondisi fisik merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi performa atlet dalam pencapaian prestasi olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kondisi fisik atlet Pencak Silat Arak Kabau Gadang Pasaman. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak <strong>16 atlet</strong> yang ditentukan menggunakan teknik <strong>total sampling</strong>. Instrumen penelitian meliputi <strong>Multistage Fitness Test (MFT)</strong> untuk mengukur daya tahan aerobik, <strong>Two-Hand Medicine Ball Put Test</strong> untuk mengukur daya ledak otot lengan, <strong>Shuttle Run Test</strong> untuk mengukur kelincahan, dan <strong>Vertical Jump Test</strong> untuk mengukur daya ledak otot tungkai. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk rata-rata, persentase, dan kategori penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tahan aerobik atlet berada pada kategori <strong>baik</strong> dengan rata-rata <strong>37,26 ml/kg/menit</strong>, daya ledak otot lengan berada pada kategori <strong>kurang</strong> dengan rata-rata <strong>3,56 m</strong>, kelincahan berada pada kategori <strong>kurang</strong> dengan rata-rata <strong>14,61 detik</strong>, dan daya ledak otot tungkai berada pada kategori <strong>baik</strong> dengan rata-rata <strong>47,50 cm</strong>. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih terarah untuk meningkatkan komponen kondisi fisik yang masih berada pada kategori kurang.</p>Siti AisyahSuwirman SuwirmanWeny Sasmitarosmawati rosmawati
##submission.copyrightStatement##
2026-07-132026-07-13972198220710.24036/JPDO.9.2026.0227Pengaruh Metode Game Analisis Game (GAG) Terhadap Peningkatan Kemampuan Teknik Passing Ssb U-14 Porseto
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3319
<p>Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya prestasi pemain </p> <p>U-14 SSB Porseto Sijunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui </p> <p>pengaruh metode Game Analysis Game (GAG) terhadap peningkatan </p> <p>kemampuan teknik passing pemain U-14 SSB Porseto Sijunjung. Jenis penelitian </p> <p>ini adalah eksperimen dengan desain One Group Pre-test Post-test Design. </p> <p>Populasi penelitian berjumlah 22 pemain dan seluruh populasi dijadikan </p> <p>sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian </p> <p>menggunakan tes kemampuan passing. Data dianalisis menggunakan uji </p> <p>normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa </p> <p>nilai rata-rata kemampuan passing meningkat dari 93,18 pada saat pre-test </p> <p>menjadi 99 pada saat post-test. Hasil uji hipotesis <sub>menunjukkan</sub> bahwa nilai </p> <p>thitung = 7,537 lebih besar daripada ttabel = 1,720, sehingga hipotesis penelitian </p> <p>diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang </p> <p>signifikan dari metode Game Analysis Game (GAG) terhadap peningkatan </p> <p>kemampuan teknik passing pemain U-14 SSB Porseto Sijunjung.</p>Muhammad Rafi Mas'udiMardepi Saputra Mardepi Saputra
##submission.copyrightStatement##
2026-07-142026-07-149722082217Profil Teknik Dasar Permainan Sepak Bola SSB Semen Padang U-15
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3310
<p>Masalah dalam penelitian ini diduga rendahnya keterampilan teknik dasar pemain SSB Semen Padang U-15. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan teknik dasar permainan sepak bola SSB Semen Padang U-15. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 61 orang, pada SSB Semen Padang U-15. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, maka didapatkan sampel sebanyak 20 orang pemain SSB Semen Padang U-15. Instrumen yang digunakan adalah dengan tes passing dan controlling, dribbling, shooting dan tes heading. Analisis data penelitian menggunakan teknik distribusi frekuensi dengan perhitungan P = f/N x 100%.Berdasarkan hasil penelitian mengungkapkan bahwa dari 20 orang sampel memiliki nilai pada keterampilan passing dan controlling dengan rata-rata 5,55. Pada keterampilan dribbling memiliki rata-rata 19,63. Pada keterampilan shooting memiliki rata-rata 4,1. Pada keterampilan heading memiliki rata-rata 41,9. Maka dapat disimpulkan bahwa : (1) Keterampilan teknik dasar passing dan controlling SSB Semen Padang U-15 dalam kategori sedang. (2) Keterampilan teknik dasar dribbling SSB Semen Padang U-15 dalam kategori kurang. (3) Keterampilan teknik dasar shooting SSB Semen Padang U-15 dalam kategori kurang sekali. (4) Keterampilan teknik dasar heading SSB Semen Padang U-15 dalam kategori kurang.</p>reyhan reyhanMardepi SaputraSyahrial BakhtiarAtradinal Atradinal
##submission.copyrightStatement##
2026-07-152026-07-159722018222710.24036/JPDO.9.2026.0229Hubungan Daya Ledak otot Tungkai dan Kelentukan Terhadap Kemampuan Momtong Dollyo Chagi Pada Atlet junior Taekwondo Binaan UPTD Kebakatan Olahraga Provinsi Sumatera Barat
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3348
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan tendangan <em>momtong dollyo chagi</em> pada atlet junior Taekwondo Binaan UPTD Kebakatan Olahraga Provinsi Sumatera Barat yang diduga dipengaruhi oleh faktor kondisi fisik, terutama daya ledak otot tungkai dan kelentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan daya ledak otot tungkai dengan kemampuan tendangan <em>momtong dollyo chagi</em>, hubungan kelentukan dengan kemampuan tendangan <em>momtong dollyo chagi</em>, serta hubungan daya ledak otot tungkai dan kelentukan secara bersama-sama dengan kemampuan tendangan <em>momtong dollyo chagi</em>. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 23 atlet, dengan sampel sebanyak 16 atlet usia 15–17 tahun yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling.</em> Instrumen penelitian meliputi tes Standing Broad Jump untuk mengukur daya ledak otot tungkai, tes V Sit and Reach untuk mengukur kelentukan, serta tes tendangan <em>momtong dollyo chagi</em> selama 10 detik untuk mengukur kemampuan tendangan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Liliefors, korelasi Product Moment, dan korelasi ganda pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara daya ledak otot tungkai dengan kemampuan tendangan <em>momtong dollyo chagi</em>, terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan dengan kemampuan tendangan <em>momtong dollyo chagi</em>, serta terdapat hubungan yang signifikan antara daya ledak otot tungkai dan kelentukan secara bersama-sama dengan kemampuan tendangan <em>momtong dollyo chagi</em>. Semakin baik daya ledak otot tungkai dan kelentukan atlet, semakin baik pula kemampuan tendangan <em>momtong dollyo chagi</em> yang dimiliki.</p>siti nura jizahArie AsnaldiSuwirman SuwirmanSepriadi Sepriadi
##submission.copyrightStatement##
2026-07-162026-07-16972218223710.24036/JPDO.9.2026.0230Hubungan Koordinasi Mata Kaki dan Daya Ledak Otot Tungkai dengan Kemampuan Shooting Pemain Sepak Bola SMP Negeri 25 Kerinci
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3297
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan shooting pemain sepak bola SMP Negeri 25 Kerinci yang tampak pada tendangan yang kurang akurat dan kurang kuat ke arah gawang. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan koordinasi mata kaki dan daya ledak otot tungkai dengan kemampuan shooting. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional/kontribusional. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 20 pemain sepak bola SMP Negeri 25 Kerinci yang ditentukan melalui purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi tes koordinasi mata kaki menggunakan soccer wall volley, tes daya ledak otot tungkai menggunakan standing broad jump, dan tes kemampuan shooting ke gawang. Data dianalisis melalui uji normalitas dan korelasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi mata kaki berhubungan signifikan dengan kemampuan shooting (r = 0,397; Sig. = 0,043), daya ledak otot tungkai berhubungan signifikan dengan kemampuan shooting (r = 0,670; Sig. = 0,001), serta kedua variabel secara bersama-sama berhubungan signifikan dengan kemampuan shooting (R = 0,748; R² = 0,560; Sig. F Change = 0,001). Dengan demikian, peningkatan koordinasi mata kaki dan daya ledak otot tungkai perlu menjadi perhatian dalam program latihan shooting sepak bola.</p>Ahmad Fauzimardepi saputraAldo Naza PutraHaripah Lawanis
##submission.copyrightStatement##
2026-07-172026-07-17972238224710.24036/JPDO.9.2026.0231Tinjauan Teknik Dasar Bolabasket Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kecamatan Harau
http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/3292
<p>Kegiatan ekstrakurikuler bolabasket di SMPN 1 Kecamatan Harau menunjukkan permasalahan serius, di mana tim putri sering mengalami kekalahan dengan selisih skor besar dalam setiap pertandingan yang diikuti. Kondisi ini diduga disebabkan oleh rendahnya penguasaan teknik dasar pemain yang belum pernah diukur secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan teknik dasar bolabasket siswa putri ekstrakurikuler SMPN 1 Kecamatan Harau yang meliputi shooting, dribbling, dan passing. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei menggunakan teknik total sampling terhadap 16 orang siswa putri. Instrumen yang digunakan adalah tes medium shot, tes dribbling zig-zag, dan tes chest pass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan shooting berada pada kategori Kurang Sekali sebesar 100%, kemampuan dribbling berada pada kategori Kurang Sekali sebesar 75%, dan kemampuan passing berada pada kategori Cukup dengan rata-rata 20,5 kali per 30 detik. Secara keseluruhan, kemampuan teknik dasar bolabasket siswa putri berada pada kategori Cukup. Program latihan yang lebih terstruktur dan terukur sangat diperlukan terutama pada aspek shooting dan dribbling guna meningkatkan prestasi tim secara menyeluruh.</p>Adinda PrimadonaFrizki Amra Frizki Amrasuwirman suwirmanIndri Wulandari
##submission.copyrightStatement##
2026-07-172026-07-17972248225610.24036/JPDO.9.2026.0232