TINJAUAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS V SD NEGERI 28 BATANG ANAI KABUPATEN PADANG PARIAMAN
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa putra kelas V SD Negeri 28 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya siswa yang mudah mengalami kelelahan saat mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kurang aktif dalam melakukan aktivitas fisik, serta belum menunjukkan tingkat kebugaran jasmani yang optimal. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 58 siswa kelas V yang terdiri atas 33 siswa putra dan 25 siswa putri, sedangkan sampel penelitian berjumlah 33 siswa putra yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) Fase C yang terdiri atas lima item tes, yaitu Chill Ball Test, Tok-tok Ball Test, Shuttle Run 4 × 10 meter, Move The Ball, dan lari 600 meter. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif menggunakan teknik persentase berdasarkan norma penilaian TKSI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi mata-tangan siswa berada pada kategori baik sekali sebesar 81,8%, kemampuan akurasi (Tok-tok Ball) didominasi kategori sedang dan kurang masing-masing sebesar 42,4%, kelincahan (Shuttle Run 4 × 10 meter) didominasi kategori sedang sebesar 45%, kekuatan otot (Move The Ball) didominasi kategori baik sebesar 33,3%, sedangkan daya tahan melalui lari 600 meter didominasi kategori kurang sebesar 58%. Berdasarkan hasil keseluruhan Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) Fase C, tingkat kebugaran jasmani siswa putra kelas V SD Negeri 28 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman secara umum berada pada kategori sedang. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru PJOK dalam menyusun program pembelajaran dan latihan yang lebih terarah guna meningkatkan kebugaran jasmani siswa.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. CV Syakir Media Press.
Arikunto, S. (2021). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Azhari, M. T., Bahri, A. F., Asrul, & Rafida, T. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Darmawan. (2017). Upaya Meningkatkan Kebugaran Jasmani Siswa Melalui Pendidikan Jasmani. Jurnal Inspirasi Pendidikan.
Hanna, Khairuddin, Bakhtiar, & Apriyano. (2024). Hubungan Kebugaran Jasmani dan Tingkat Konsentrasi terhadap Hasil Belajar Pendidikan Jasmani Peserta Didik. Jurnal Pendidikan dan Olahraga.
Hayati, S. R., & Wahyuri, A. S. (2025). Tinjauan Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan dan Olahraga.
Irawadi, H. (2022). Pengukuran Kondisi Fisik dalam Aktivitas Olahraga Pendidikan. Jurnal Keolahragaan.
Ikbal, M., Handayani, S. G., Erianti, & Zulbahri. (2026). Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa SD Negeri 07 Air Camar. Jurnal Pendidikan dan Olahraga.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI). Jakarta: Kemendikbudristek.
Machali, I. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif: Panduan Praktis Merencanakan, Melaksanakan, dan Analisis dalam Penelitian Kuantitatif. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga.
Maizan, I. (2020). Profil Kondisi Fisik Atlet Bolavoli Padang Adios Club. Jurnal Performa Olahraga.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
World Health Organization. (2018). Global Recommendations on Physical Activity for Health. Geneva: World Health Organization.