HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DENGAN KETERAMPILAN JUMP SMASH BULUTANGKIS CLUB PERSATUAN BULUTANGKIS POLDA SUMBAR

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Muhammad Padri
khairuddin Khairuddin
Muhammad Arnando
Ade Zalindro

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya kondisi fisik serta kurangnya daya ledak otot tungkai atlet saat melakukan smash. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan latihan daya ledak otot tungkai terhadap keterampilan jump smash. Jenis penelitian ini adalah korelasional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 7-10 Maret 2026 di club Polda sumbar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet bulu tangkis Club Polda Sumbar, yang berjumlah sebanyak 64 orang. Penarikan sampel dalam penelitian ini adalah Purposif random sampling sehingga dalam penelitian ini berjumlah 30 atlet. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan Vertical Jump Test dan Teknik Keterampilan Jump Smash. Teknik analisis data menggunakan Teknik statsitikUji Normalitas, kemudian dilakukan Uji Barlet, selanjutnyaUji Korelasional X dan Y serta teknik statistik Uji T. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa  Daya Ledak Otot Tungkai Mempunyai Hubungan Yang Signifikan Dengan Keterampilan Jump Bulutangkis Club Polda Sumbar ditandai dengan hasil yang diperoleh yaitu t hitung 3,333 > t tabel 1,701.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Padri, M., Khairuddin, khairuddin, Arnando, M., & Zalindro, A. (2026). HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DENGAN KETERAMPILAN JUMP SMASH BULUTANGKIS CLUB PERSATUAN BULUTANGKIS POLDA SUMBAR. Jurnal JPDO, 9(7), 2305-2312. https://doi.org/10.24036/9.2026.0238

References

A.Chu Donald. 1992. Jumping Into Pliometrics. California: Leisure Press
Ade Zalindro dkk. (2021). Analisis Biomekanika dan Sport Science dalam Cabang Olahraga Bulutangkis. Jurnal Sporta Saintika. Universitas Negeri Padang.
Ahmad, F. (2020). Model Latihan Smash Bulutangkis Untuk Pemula Usia 8-10 Tahun. Jurnal Olympia, 2(1), 15–21.
Agustiani, I. (2018). Gambaran Pengetahuan Tentang Overtraining Pada Mahasiswa Fakultas Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia . Universitas Pendidikan Indonesia .
Aprianto. (2019). Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Hasil .
Ardiansyah Saputra, N. (2019). Kontribusi Kondisi Fisik terhadap Kemampuan
Smash Atlet Bulutangkis. Jurnal JPDO. Universitas Negeri Padang.
Arnando, M. M.,Syafruddin , S., Ihsan, N., & Sari, D. N. (2022). Pengaruh Metode Latihan Sirkuit dan Madu Terhadap Kemampuan Vo2 Max atlet Bulu Tangkis Universitas Negeri Padang. Jurnal MensSana, 7(1), 99-107
BWF 2000 Mengenai Norma Penilian Verical Jump
Cendra, r. (2018). Hubungan Explosive Power Otot Tungkai terhadap Akurasi Smash Jump Bulutangkis Tim Putra Pembinaan Prestasi Mahasiswa Pendidikan Olahraga Universitas Riau. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 70
Fauziah, S.PD (2025) Wawancara mengenai Persatuan Bulutangkis Iliverd
Harsono. 2015. Kepelatihan Olahraga. (teori dan metodologi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
I Putu Eri Kresnayadi & Arisanthi Dewi. 2017. Pengaruh Pelatihan Plyometric Depth Jump10 Repetisi 3 Set terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi. 1: 33 –38.
Imam, d. (2020). Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Agility pada Atlet Bulutangkis di Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Universitas Respati Yogyakarta Vol.
Khairuddin (2017). Pedoman Permainan Bulu Tangkis.
Khairudin, Adnan, A., Sodikoen, I., Fardi, A., AZis, I., Alnedral, et al. (2023). Silabus dan Handout Matakuliah Statistik Lanjutan. Padang: Universitas Negeri Padang.
Lemattang, D. P. (2023). Hubungan Konsentrasi Terhadap Ketepatan Smash Bulutangkis Pada Klub Pb. Jambi Raya. Universitas Jambi .
Meleong, L.J. (2018). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya
Nando, M.A. (2018). Pengaruh Leddder Drill (Agility) Terhadap Kemampuan Footwork Bulu Tangkis Mahasiswa Unit Kegiatan Olahraga Universitas Negeri Padang, Jurnal Performa Olahraga, 3(02). 109 -109.
PB. PBSI. (2006). Buku Panduan Bulutangkis. Jakarta: PB.
Pudjianto. 2018. Bermain Bulutangkis. Bandung: Gramedia.
Nugroho, D.A (2019) Pelatihan Bulutangkis Untuk Pemula.Surabaya: Penerbit Pendidikaan
Rachmayani, A. N. (2015).
Rahman, M.A (2018) Bulutangkis: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Penerbit Universitas
Ramadhan,M.G. (2024). Hubungan Power Otot Tungkai Kekuatan Otot LEngan, dan Koordinasi Mata-Tangan Terhadap Akurasi Smash PAdaa Atlet BuluTangkis Di Area BAdmintoon Club.Universitas NEgeri Yogyakarta
Sapta Kunta Purnama. (2010). Kepelatihan Bulutangkis Modern. Surakarta: Yuma Pustaka. Soni Nopembri
Sari, H.S.S (2015). Teknik Dasar Bulutangkis. Jakarta: Penerbit Olahrag
Smith, R. (2018. Teknik Dasar Bulutangkis. Jakarta: Penerbit Olahraga
Sukadiyanto. 2005. Pengantar Teori dan Metodologi Melatih Fisik. Yogyakarta: UNY.
Suryadi, H.A.R.S.S (2020). Fisiologi Olahraga. Jakarta: Penerbit Olahraga
Supriyadi, B. (2019). Dasar-dasar Kekuatan dan Daya Ledak . Yogyakarta: Penerbit Universitas
Undang-undang Republik Indonesia Nomer 3 Tahun 2005Tentang Sistem Keolahragaan Nasional.
Ardiansyah Saputra, N. (2019). Kontribusi Kondisi Fisik terhadap Kemampuan
Smash Atlet Bulutangkis. Jurnal JPDO. Universitas Negeri Padang.
Khairuddin. (2020). Pedoman Permainan Bulutangkis. Padang: FIK UNP.
Wulandari, I., Arnando, M., Jatra, R.,& Resky A.I 2021. The Effect Arm Muscle Exlposive Power and Self Confidence to Speed Of Service. Jurnal Mensana, 6(2), 109 - 117.