TINJAUAN KEBUGARAN JASMANI SISWA KELASV V SEKOLAH DASAR NEGERI 29 GUNUNG SARIK KOTA PADANG

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Rangga Eka Gemilang
Yuni Astuti
Sepriadi Sepriadi
Mario Febrian

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya tingkat kebugaran jasmani peserta didik di Sekolah Dasar Negeri 29 Gunung Sarik yang terlihat dari kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan oleh peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani peserta didik fase C di Sekolah Dasar Negeri 29 Gunung Sarik, Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian seluruh peserta didik fase C yang meliputi kelas V di SD Negeri 29 Gunung Sarik. Instrumen  dalam penelitian yang digunakan adalah Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) yang disesuaikan dengan kelompok usia peserta didik sekolah dasar, meliputi tes lari, kekuatan, daya tahan dan kelincahan. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan nilai ratarata, persentase, serta kategori tingkat kebugaran jasmani peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani peserta didik fase C di SD Negeri 29 Gunung Sarik berada pada beberapa kategori, yaitu sangat kurang, kurang, sedang, dan baik, dengan mayoritas peserta didik berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa secara umum kebugaran jasmani peserta didik masih belum optimal dan perlu dapat perhatian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa diperlukan upaya peningkatan kebugaran jasmani melalui pembelajaran pendidikan jasmani yang lebih efektif, dan lain sebagainya

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Gemilang, R., Astuti, Y., Sepriadi, S., & Febrian, M. (2026). TINJAUAN KEBUGARAN JASMANI SISWA KELASV V SEKOLAH DASAR NEGERI 29 GUNUNG SARIK KOTA PADANG. Jurnal JPDO, 9(7), 2158-2168. https://doi.org/10.24036/JPDO.9.2026.0223

References

Ananda, D. E., Destriana, & Syamsuramel. (2023). Kebugaran jasmani dan hasil belajar siswa. Jam Bura Health and Sport Journal, 4(2), 69–76.
Arifin, Z. (2018). Pengaruh latihan senam kebugaran jasmani (SKJ) terhadap tingkat kebugaran siswa kelas V di MIN Donomulyo Kabupaten Malang. Al-Mudarris: Journal of Education, 1(1), 22–29.
Asnaldi, A., & Richi, A. P. (2020). Deskripsi status gizi dan tingkat kesegaran jasmani siswa sekolah dasar. Jurnal Kependidikan Jasmani dan Olahraga, 1(1), 75–84.
Bafirman, & Wahyuri, A. S. (2019). Pembentukan kondisi fisik. PT RajaGrafindo Persada.
Sari, D. N. (2020). Tinjauan kebugaran jasmani siswa sekolah dasar. Sporta Saintika, 5(2), 133–138.
Suharjana, F. (2015). Membina kebugaran jasmani anak dengan senam pembentukan. MEDIKORA, (1). https://doi.org/10.21831/medikora.v0i1.4662
Giriwijoyo, S., & Sidik, D. Z. (2020). Ilmu kesehatan olahraga. Remaja Rosdakarya.
Hakamah, H. (2020). Pengertian dan tujuan pendidikan: Perspektif teori dan praktik pendidikan. Penerbit ABC.
Hasdiana, U. (2018). Memahami karakteristik anak didik. Analytical Biochemistry, 11(1).
Ikram, F., & Firdaus, K. (2020). Tinjauan tingkat kebugaran jasmani siswa SMP Negeri 16 Padang. Jurnal Pendidikan dan Olahraga, 3(6), 1–6.
Kemendikbud. (2021). Panduan pembelajaran PJOK sekolah dasar. Kemendikbud.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman gizi seimbang. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kusriyanti, & Sukoco, P. (2020). Model aktivitas jasmani berbasis alam sekitar untuk meningkatkan kecerdasan naturalis siswa. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia.
Misbahudholam, M. (2021). Memahami karakteristik peserta didik. TareBooks.
Nurcahyo, E., & Nasution, J. D. H. (2018). Tingkat kesegaran jasmani siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Babat Kabupaten Lamongan. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 2(1), 88–93.
Osrita, G., dkk. (2023). Pengaruh status gizi, kebugaran jasmani, dan motivasi belajar terhadap hasil belajar PJOK SD. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia.
Prayoga, G. E., & Susanto, I. H. (2020). Analisis faktor kebugaran jasmani atlet floorball Unesa. Jurnal Kesehatan Olahraga, 8, 1–8.
Rama Hendrayana. (2020). Hubungan minat profesi keguruan dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa Pendidikan Khusus Universitas Pendidikan Indonesia tahun angkatan 2017. Jurnal Ilmiah UPI, 1(2), 26–37.
Rosmawati, R. (2019). Tingkat kesegaran jasmani dan status gizi siswa Sekolah Dasar Negeri 01 Pangkalan Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Jurnal JPDO, 2(3), 21–25.
Saputra, D., & Wulandari, I. (2024). Tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Kota Padang. 7(11), 2603–2612.
Sepriadi, S., Hardiansyah, S., & Syampurma, H. (2017). Perbedaan tingkat kesegaran jasmani berdasarkan status gizi. Media Ilmu Keolahragaan Indonesia, 7(1), 24–34.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif. IKAPI.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2021 tentang Keolahragaan.
Wardhana, R. A., & Priambodo, A. (2025). Hubungan identitas latihan terhadap kebugaran jasmani siswa. Jurnal Pedagogik Olahraga.
World Health Organization. (2020). WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour. World Health Organization.
Zidan, M., dkk. (2025). Analisis tingkat kebugaran jasmani pada siswa SD Negeri 121/1 Muara Singoan menggunakan TKPN. Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas.