Analisis Gerakan Meroda dalam Pembelajaran Senam Lantai Siswa Sekolah Dasar Negeri 14 Koto Lalang Kota Padang

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Nofredi Nofredi
Lucy Oktavani
Zulbahri Zulbahri
Lusi Angelia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam melakukan gerakan meroda pada pembelajaran senam lantai di SD Negeri 14 Koto Lalang. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih terdapat siswa yang belum mampu melakukan gerakan meroda dengan baik dan benar sesuai teknik yang seharusnya. Oleh karena itu diperlukan analisis untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa berdasarkan aspek yang dinilai. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 21 siswa. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian keterampilan yang mencakup tiga aspek, yaitu awalan, gerakan, dan sikap. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa persentase, mean, standar deviasi, serta distribusi frekuensi untuk menggambarkan tingkat kemampuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor keseluruhan sebesar 151 dari skor maksimal 252 dengan persentase 59,92% yang berada pada kategori cukup. Nilai rata-rata (mean) sekaligus nilai akhir siswa adalah sebesar 7,19, dengan standar deviasi 2,36, nilai tertinggi 12, dan nilai terendah 5. Distribusi frekuensi menunjukkan bahwa sebanyak 14 siswa (67%) berada pada kategori cukup, 4 siswa (19%) kategori baik, dan 3 siswa (14%) kategori sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan gerakan meroda siswa dalam pembelajaran senam lantai berada pada kategori cukup dan masih perlu ditingkatkan.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biography

Lucy Oktavani

How to Cite
Nofredi, N., Oktavani, L., Zulbahri, Z., & Angelia, L. (2026). Analisis Gerakan Meroda dalam Pembelajaran Senam Lantai Siswa Sekolah Dasar Negeri 14 Koto Lalang Kota Padang. Jurnal JPDO, 9(3), 1694-1703. https://doi.org/10.24036/JPDO.9.2026.0171

References

Andesva, R., Zulbahri, Z., Asnaldi, A., & Lawanis, H. (2025). Olahraga sebagai aktivitas pengembangan jasmani dan rohani. Jurnal Pendidikan dan Olahraga, 9(1), 1–10.
Angelia. (2024). Pemanfaatan teknologi realitas virtual dalam pengembangan keterampilan motorik anak. Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(1), 45–52.
Angelia. (2026). Peran pendidikan jasmani dalam meningkatkan kebugaran jasmani dan gaya hidup sehat siswa. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 12(1), 10–18.
Arsil. (2018). Penilaian hasil belajar pendidikan jasmani. Padang: UNP Press.
Asnaldi, A. (2016). Olahraga sebagai sarana pengembangan potensi jasmani, rohani, dan sosial. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 5(2), 1–8.
Asnaldi, A. (2019). Peran olahraga dalam kehidupan masyarakat modern. Jurnal Olahraga Nusantara, 2(1), 10–18.
Asnaldi, A., et al. (2018). Konsep pembelajaran dalam pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Padang: FIK UNP.
Bimantoro, J., & Zoki, A. (2022). Analisis kecemasan dalam pembelajaran senam lantai guling depan peserta didik kelas V SD Negeri Sidoarwek 2 Jombang. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga, 3(3), 254–259.
Fauzi, A. (2023). Senam lantai sebagai pengembangan keterampilan motorik dasar siswa. Jurnal Pendidikan Jasmani, 14(1), 22–30.
Fitri, R., & Nasution, T. (2024). Pengembangan aplikasi augmented reality untuk pembelajaran senam lantai. Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(2), 112–120.
Hadijarati, H., & Haryanto, A. I. (2020). Motivasi terhadap hasil pembelajaran senam lantai. Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 19(2), 137–145.
Hastuti, W. (2023). Senam lantai dalam pendidikan jasmani sekolah dasar. Jurnal Olahraga dan Pendidikan, 5(2), 112–120.
Hermansah, B. (2021). Identifikasi faktor-faktor kesulitan peserta didik dalam pembelajaran senam lantai. Wahana Didaktika, 19(2), 131–139.
Irpan, M., Asnaldi, A., Neldi, H., & Wahyuri, A. S. (2023). Peran olahraga dalam menunjang aktivitas kehidupan sehari-hari. Jurnal Keolahragaan, 11(1), 25–32.
Kemendikbudristek. (2021). Sistem pendidikan formal di Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kurniawan, A. W., & Sugiarto, T. (2019). Pembelajaran senam lantai. Malang: Wineka Media.
Muhajir. (2007). Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Jakarta: Erlangga.
Nugroho, F., & Hartati, E. (2022). Efektivitas model pembelajaran proyek pada senam lantai di sekolah menengah. Jurnal Penelitian Pendidikan, 20(3), 78–89.
Nurhadi, T., & Wulandari, D. (2021). Penerapan teknik guling depan dalam senam lantai untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Olahraga dan Kesehatan, 13(2), 22–29.
Pitnawati, P., Damrah, D., & Zulbahri, Z. (2019). Analysis of motivation to learn and motion gymnastics sequentially dexterity primary school students. International Journal of Research and Innovation in Social Science (IJRISS), 3(8), 233–236.
Prasetyo, B. (2020). Keterampilan gerak dasar dalam pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani, 8(1), 1–9.
Purba. (2021). Metode penelitian deskriptif kuantitatif. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Ruslan, R., & Huda, M. S. (2020). Penerapan metode bermain dalam meningkatkan hasil belajar guling depan (forward roll). Halaman Olahraga Nusantara, 3(1), 10–18.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Wahyudi. (2022). Pendidikan informal dalam pembentukan karakter anak. Jurnal Pendidikan Nonformal, 4(1), 1–8.
Yuliana, T. (2023). Pendekatan pembelajaran senam lantai di sekolah dasar. Jurnal Aktivitas Jasmani, 14(2), 66–75.
Zulbahri, Z., & Astuti, Y. (2018). Senam lantai sebagai cabang olahraga pendidikan dan prestasi. Jurnal Keolahragaan, 6(1), 12–20.
Zulbahri, Z., Astuti, Y., Sasmitha, W., Pitnawati, P., Erianti, E., Damrah, D., & Rosmawati, R. (2022). The effectiveness of developing gymnastics learning media with the application of telleren and global (ganze) method based on lectora digital. Linguistics and Culture Review, 6, 248–263.
Zulbahri. (2016). Senam sebagai aktivitas pendidikan jasmani. Jurnal Keolahragaan, 4(1), 1–7.
Zulbahri. (2020). Senam lantai sebagai bagian dari olahraga pendidikan. Jurnal Pendidikan Olahraga, 6(2), 50–58.