Studi Tingkat Kebugaran Jasmani Peserta Didik Fase C Sekolah Dasar Negeri 01 Muara Panas Kabupaten Solok

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Farid Alex Alex putra
Hilmainur Syampurma
Asep Sujana Wahyuri
Abdur Rohim Fadlan

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya tingkat kebugaran jasmani peserta didik di SD Negeri 01 Muara Panas yang terlihat dari kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan oleh peserta didik baik dalam lingkungan sekolah maupun diluar sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani peserta didik di SD Negeri 01 Muara Panas, Kabupaten Solok. Rendahnya aktivitas fisik dan gaya hidup kurang aktif dapat berdampak pada menurunnya tingkat kebugaran jasmani peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian seluruh peserta didik fase. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) yang disesuaikan dengan kelompok usia peserta didik sekolah dasar, meliputi tes akurasi,koordinasi, kekuatan, daya tahan dan kelincahan. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan nilai rata-rata, persentase, serta kategori tingkat kebugaran jasmani peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani peserta didik berada pada beberapa kategori, yaitu kurang sekali, kurang, sedang, baik dan sangat baik, dengan mayoritas peserta didik berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa diperlukan upaya peningkatan kebugaran jasmani melalui pembelajaran PJOK yang lebih efektif, peningkatan aktivitas fisik yang terprogram, serta dukungan dari pihak sekolah dan orang tua agar peserta didik dapat memiliki tingkat kebugaran jasmani yang lebih baik

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Alex putra, F., Syampurma, H., Wahyuri, A., & Fadlan, A. (2026). Studi Tingkat Kebugaran Jasmani Peserta Didik Fase C Sekolah Dasar Negeri 01 Muara Panas Kabupaten Solok. Jurnal JPDO, 9(3), 1564-1573. https://doi.org/10.24036/JPDO.9.2026.0158

References

Abdur Rohim Fadlan, & Wahyuri, A. S. (2022). Pengembangan e-modul pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK) materi kebugaran jasmani kelas IV sekolah dasar.
Arifin, Z. (2018). Pengaruh latihan senam kebugaran jasmani (SKJ) terhadap tingkat kebugaran siswa kelas V di MIN Donomulyo Kabupaten Malang. Al-Mudarris: Journal of Education, 1(1), 22–29.
Arsil. (2019). Pembinaan kebugaran jasmani. Padang: Rajagrafindo Persada.
Arsil, & Anthony. (2018). Evaluasi pendidikan jasmani dan olahraga. Padang: FIK UNP.
Arsil, & Asnaldi, A. (2021). Hubungan keterampilan motorik kasar dengan hasil belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Jurnal Sport Science, 21(1).
Arsil, Adrian, M. R., & Sari, D. N. (2023). Hubungan kebugaran jasmani dengan hasil belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan siswa SMP N 2 Kecamatan Payakumbuh. Jurnal JPDO, 6(11), 143–150.
Asnaldi, A. (2016). Hubungan pendekatan latihan massed practice dan distributed practice terhadap ketepatan pukulan lob pemain bulutangkis. Jurnal MensSana, 1(2), 20–26.
Asnaldi, A. (2019). Kontribusi motor ability dan konsentrasi terhadap kemampuan penguasaan kata heian yodan karateka Lemkari Dojo Angkasa Lanud Padang. Jurnal MensSana, 4(1), 17.Asnaldi, A., &
Syampurma, H. (2020). Pengaruh permainan kecil terhadap motivasi siswa dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Sport

Science, 20(2), 97–106.
Aorer Rifani Sofiya, Wahyuri, A. S., & Deswandi. (2025). Tinjauan tingkat kebugaran jasmani siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 27 Anak Air Kota Padang. Jurnal, 8(10), 3032–3041.
Bafirman, & Wahyuri, A. S. (2019). Pembentukan kondisi fisik. Depok: Rajawali Pers.
Gumara, O. H., & Wahyuri, A. S. (2022). Pengembangan e-modul mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada materi pola hidup sehat untuk siswa SMP. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Pedoman gizi seimbang dan aktivitas fisik. Jakarta: Kemenkes RI.
Rosmawati, R. (2019). Tingkat kesegaran jasmani dan status gizi siswa Sekolah Dasar Negeri 01 Pangkalan Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Jurnal JPDO, 2(3), 21–25.
Sindi, C., Atradinal, A., Deswandi, D., & Hardiansyah. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani siswa sekolah dasar.
Sepriani, R., & Eldawaty, E. (2018). Kebugaran jasmani ibu-ibu di Jorong Kp. Alai Nagari Jambak Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Jurnal MensSana, 3(2).
Sepriadi, S. (2017). Kontribusi status gizi dan kemampuan motorik terhadap kesegaran jasmani siswa sekolah dasar. Jurnal Keolahragaan, 5(2), 194–206.
Sepriadi, S., et al. (2017). Perbedaan tingkat kesegaran jasmani berdasarkan status gizi. Ilmu Keolahragaan Nasional.
Syampurma, H. (2017). Tinjauan tingkat kebugaran jasmani siswa SMP Islam Terpadu Budi Mulya Padang.