Pengaruh Latihan Pliometrik terhadap Kecepatan Serangan Tendangan Sabit Atlet Pencak Silat Persinas ASAD SMP Baiturrosyid Kota Padang Kategori Tanding
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Permasalahan mendasar dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh observasi pada atlet pencak silat PERSINAS ASAD di SMP Baiturrosyid Kota Padang yang menunjukkan rendahnya kecepatan serangan tendangan sabit. Fenomena ini menyebabkan serangan atlet sering kali mudah diantisipasi, ditangkap, atau bahkan dikonter oleh lawan saat pertandingan, sehingga efektivitas serangan menjadi berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian program latihan pliometrik terhadap peningkatan kecepatan serangan tendangan sabit pada atlet pencak silat kategori tanding. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pre-test post-test. Populasi penelitian mencakup seluruh anggota pencak silat di sekolah terkait, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang menghasilkan 5 orang siswa kelas IX sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan adalah tes kecepatan tendangan sabit dalam durasi waktu tertentu. Data dianalisis menggunakan uji-t (paired sample t-test) setelah melalui uji prasyarat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kecepatan yang signifikan, di mana nilai rata-rata pre-test sebesar 18,93 meningkat secara konsisten menjadi 23,60 pada post-test. Uji hipotesis menunjukkan nilai t-hitung sebesar 26,94 yang jauh melampaui nilai t-tabel sebesar 2,14 pada taraf signifikansi a = 0,05$. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa latihan pliometrik memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan akselerasi dan kecepatan serangan tendangan sabit. Hasil ini menyiratkan bahwa latihan pliometrik sangat direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam program latihan fisik rutin guna mengoptimalkan performa atlet dalam kategori tanding.