Analisis Kondisi Fisik Atlet Panjat Tebing Kota Sawah Lunto dalam Menghadapi Kejuaraan Nasional
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya konsistensi kemampuan shooting pada pemain bolabasket tingkat sekolah menengah yang diduga berkaitan dengan kondisi fisik, khususnya daya ledak otot tungkai dan otot lengan. Shooting merupakan keterampilan fundamental yang menentukan efektivitas permainan, sehingga penting untuk mengkaji kontribusi komponen biomotor terhadap keterampilan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana daya ledak otot tungkai dan otot lengan berkontribusi terhadap kemampuan shooting pada pemain bolabasket SMA Negeri 3 Payakumbuh. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh pemain bolabasket SMA Negeri 3 Payakumbuh, dengan sampel sebanyak 30 orang (15 laki-laki dan 15 perempuan) yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi vertical jump test untuk mengukur daya ledak otot tungkai, medicine ball put test untuk mengukur daya ledak otot lengan, dan free shoot test untuk mengukur kemampuan shooting. Analisis data menggunakan korelasi sederhana dan ganda. Hasil menunjukkan adanya kontribusi signifikan daya ledak otot tungkai (r = 0,431 > rtabel 0,374) dan otot lengan (r = 0,487 > rtabel 0,374) terhadap kemampuan shooting, serta kontribusi simultan keduanya (r = 0,569 > rtabel 0,381; F = 6,45 > Ftabel 4,21). Disimpulkan bahwa kemampuan shooting dipengaruhi oleh aspek teknik dan kondisi fisik