Tinjauan Kebugaran Jasmani Siswa Kelas X Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri Padang
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas fisik siswa serta kecenderungan gaya hidup pasif di Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa kelas X sebagai dasar dalam merancang strategi peningkatan kebugaran di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel 35 siswa yang diambil melalui teknik cluster sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) fase E-F yang mencakup koordinasi mata-tangan, reaksi, kelincahan, daya ledak otot, daya tahan otot, dan daya tahan kardiorespirasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada siswa (0%) dalam kategori “baik sekali”, 1 siswa (2,86%) kategori “baik”, 12 siswa (34,29%) kategori “sedang”, 18 siswa (51,43%) kategori “kurang”, dan 4 siswa (11,43%) kategori “kurang sekali”. Mayoritas siswa berada pada tingkat kebugaran kategori kurang. Oleh karena itu, diperlukan program latihan fisik yang terarah untuk meningkatkan kebugaran siswa guna mendukung pembelajaran akademik dan praktik kejuruan.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##
References
American College of Sports Medicine. (2021). ACSM’s Guidelines for Exercise Testing and Prescription. ACSM.
Anderia, Y,.& Syafrianto, (2023), Analisis tingkat kebugaran jasmani siswa berdasarkan aktivitas fisik, Jurnal Ilmu Keolahragaan UNP
Arsil. (2019). Tes dan Pengukuran dalam Pendidikan Jasmani. Padang: UNP Press.
Ashok. (2008). Hand-eye coordination wall toss test manual.
Asnaldi, A. (2023). Manajemen Olahraga Sekolah. Padang: FIK UNP.
Asnaldi, A. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka pada PJOK. Jurnal Pendidikan Jasmani, 12(1).
Asnaldi, A., & Neldi, H. (2024). Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa SMA di Sumatera Barat. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 11(1).
Budiwanto. (2017). Dasar-dasar Latihan Fisik. Malang: Universitas Negeri Malang Press.
Darmawan, D. (2017). Aktivitas fisik dan kesehatan mental remaja. Jurnal Pendidikan Olahraga.
Djoko Pekik Irianto. (2004). Pedoman Pelaksanaan Kebugaran Jasmani. Yogyakarta: FIK UNY.
Firdaus, K. (2021). Pendidikan Olahraga di Era Modern. Padang: Universitas Negeri Padang.
Firdaus, K. (2022). Evaluasi Pengukuran dalam Olahraga Pendidikan. Jurnal JPDO, 5(2).
Firdaus, K. (2023). Fisiologi Olahraga dan Kebugaran. Padang: FIK UNP Press.
Fukuda. (2019). Vertical Jump Test Manual.
Giri Wiarto. (2015). Kebugaran Jasmani. Yogyakarta: Andi Offset.
H. (2017). Kesegaran jasmani dan kualitas hidup. Jurnal Keolahragaan UNP, 2(1), 55–62.
Hardiansyah, S. (2021). Metodologi Pembelajaran PJOK Inovatif. Padang: FIK UNP.
Hardiansyah, S. (2022). Analisis Motivasi dan Kebugaran Siswa. NBER Working Papers, 89.
Hardiansyah, S., & Neldi, H. (2022). Pengaruh Status Gizi terhadap Hasil Belajar PJOK. Jurnal Penjakora, 9(2).
Januarianto, E., & Warthadi. (2023). Pembinaan Kebugaran Jasmani Siswa SMK. Jurnal Keolahragaan Indonesia.
Kemendikbud (2022). Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan.
Kemendikbud. (2023). Panduan Pelaksanaan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Kushartanti. (2013). Tes dan Pengukuran Kebugaran Jasmani. Jakarta: PT Rajawali Pers.
Sepriadi, S., et al. (2017). Aktivitas fisik untuk kebugaran dan kesehatan jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani UNP, 3(2), 67–75.
Sepriadi, S., Hardiansyah, S., & Syampurma,
Sepriadi, S., Yessi, A., Asnaldi, A., Neldi, H., & Edwarsyah. (2023). Pendidikan