Hubungan Minat Peserta Didik Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan di SMP Negeri 35 Kota Padang
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SMP Negeri 35 Kota Padang karena rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, partisipasi yang rendah ini mengindikasikan minat siswa yang rendah juga, hasilnya pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SMP Negeri 35 Kota Padang tidak efektif, efisien dan kondusif. Jenis penelitian adalah korelasi. Pada penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu minat peserta didik (variabel X) Hasil belajar pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (variabel Y). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SMP Negeri 35 Kota Padang sebanyak 443 orang, sampel penelitian ini berjumlah 90 siswa. Data dikumpulkan menggunakan pengukuran terhadap variabel. Untuk minat menggunakan angket, sedangkan data hasil belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan diambil dari nilai rapor semester 1 tahun pelajaran 2025/2026 mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan siswa yang terpilih sebagai sampel. Data dianalisis dengan uji korelasional spearman rho menunjukkan tingkat signifikansi 0,000<0,005. Angka tersebut menunjukkan adanya korelasi atau hubungan antara minat dengan hasil belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SMP Negeri 35 Kota Padang. Dengan demikian berarti hipotesis kerja (Ha) dalam penelitian ini diterima, sedangkan hipotesis nihil (Ho) ditolak.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##
References
Antoni, D., Sari, D. N., & Hardiansyah, S. (2021). The Influence of Athletic Learning Model on Improving Physical Fitness. 35(Icssht 2019), 194–197.
Apriyano, B. (2020). Physical Fitness of Student at the Junior High School. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, volume 460.
Apriyano, B. (2022). Physical Activity Module in Health Sports Physical Education Learning on Physical Fitness and Health. International Journal of Human Movement and Sports Sciences 10(4): 716-722.
Apriyano, B. (2023). Physical fitness levels of junior high school students in different regions: Highlands, lowlands, and islands. Journal of Physical Education and Sport.
Asnaldi, A., D. (2018). HUBUNGAN MOTIVASI OLAHRAGA DAN KEMAMPUAN MOTORIK DENGAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA KABUPATEN PADANG PARIAMAN. Jurnal Menssana 3, 16–27.
Asnaldi, A., & Syampurma, H. (2020). Pengaruh Permainan Kecil Terhadap Motivasi Siswa Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga. Jurnal Sains Olahraga dan Pendidikan Jasmani, XX(2), 97-106.
Asnaldi, A., Zulman, & M, M. (2018). Hubungan Motivasi Olahraga Dan Kemampuan Motoric Dengan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Siswa Sekolah Dasar Negeri 16 Sintoga Kecamatan Sintuk Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman. Menssana, III(2), 16-27.
Atradinal. (2017). Hubungan Motivasi Kerja Dengan Kinerja Guru Penjasorkes Padang Utara Kota Padang. Jurnal Performa, 112–119.
Bakhtiar, S., Putra, E. R., Oktarifaldi, O., & Putri, L. P. 2019. The Effect Of Eye-Hand Coordination And Gender On The Level Of Ability In The Control Object Of Paud Students In Pariaman City. Jurnal: Menssana Volume 4 No 2: 165-174.
Ihsan, N., & Asnaldi, A. (2020).Kontribusi pembelajaran pendidikan jasmani terhadap perkembangan motorik siswa. Journal of Physical Education, Health and Recreation, 4(2), 89–97.
Ihsan, N., & Bakhtiar, S. (2018).Model pembelajaran pendidikan berbasis aktivitas siswa. Keolahragaan, 6(1), 55–64.
Ihsan, jasmani Jurnal N., Damrah, D., & Johor, Z. (2021).Keterlibatan siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah menengah. Jurnal MensSana, 6(1), 23–31.
Kemdikbud (2024). panduan tes kebugaran jasmani siswa Indonesia fase C https://tksi.kemdikbud.go.id/tksi/
Rama Hendrayana (2020). Hubungan Minat Profesi Keguruan Dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Mahasiswa Pendidikan Khusus Universitas Pendidikan Indonesia Tahun Angkatan 2017. Jurnal Ilmiah UPI, 1(2), 26–37.
Ramadhana, A.R (2017). Perbandingan Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Kelas VII SMP Negeri 21 Surabaya Dan Siswa Kelas VII SMP Negeri 36 Surabaya. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol. 05, Nomor 01.
Sardiman, A. M. (2016). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers Republik Indonesia
Siregar, N., & Siregar, N. (2020). Hubungan Kemandirian Belajar dengan Hasil Belajar pada Matakuliah Matematika-II. Logaritma : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Dan Sains, 7(02), 137–148.
Slameto,2015. Belajar dan Faktor-Faktor Yg Mempengaruhinya. Jakaerta: PT, Rineka Cipta
Sudijono, A. (1992). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: CV Rajawali.
Sugiyono, (2020). Metode penelitian kuantitatif. Bandung: IKAPI
Undang-Undang Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.
UU Republik Indonesia No.11 Tahun 2021 Tentang Keolahragaan. Presiden
Syahrastani, (2010). Motivasi Siswa dalam Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. Jurnal JPDO, 5 (6), 67-73.
Syahrastani, (2022). The effect of hypnotherapy methods on understanding and readiness on swimming learning in higher education. Journal of Counseling and Education.
Syahrastani, (2022). The effect of direct learning model with routine practice on self-efficacy and student learning outcomes. Jurnal Konseling dan Pendidikan. Vol.10, No.1, 2022, pp. 47-52