Kanalisis Kondisi Fisik Atlet Kejurnas Floorball Putra Sumatera Barat
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi fisik atlet floorball putra Sumatera Barat yang mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas), meliputi komponen daya tahan, kecepatan, kelentukan, dan kelincahan. Kondisi fisik merupakan faktor utama dalam menunjang performa atlet floorball yang memiliki karakteristik permainan cepat, dinamis, serta menuntut kemampuan gerak yang tinggi. Evaluasi kondisi fisik diperlukan sebagai dasar penyusunan program latihan yang sistematis dan sesuai dengan tuntutan pertandingan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh atlet floorball putra Sumatera Barat yang mengikuti Kejurnas dengan jumlah sampel sebanyak 15 atlet menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi tes sprint 30 meter untuk mengukur kecepatan, sit and reach test untuk kelentukan, bleep test untuk daya tahan, serta Illinois Agility Test untuk kelincahan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik atlet berada pada kategori yang bervariasi pada setiap komponen. Kelentukan atlet secara umum berada pada kategori baik, sedangkan kecepatan dan kelincahan masih berada pada kategori sedang hingga kurang. Hasil sit and reach test menunjukkan 46,67% atlet berada pada kategori baik sekali, 20% kategori baik, 26,67% kategori sedang, dan 6,66% kategori kurang. Pada tes sprint 30 meter diperoleh 26,67% kategori baik, 20% kategori sedang, 26,67% kategori kurang, dan 26,67% kategori kurang sekali. Sementara itu, hasil Illinois Agility Test menunjukkan 60% atlet berada pada kategori sedang dan 40% kategori kurang sekali. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan program latihan fisik yang lebih terarah dan berkelanjutan untuk meningkatkan performa atlet dalam kompetisi nasional.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##
References
Andreanto, M. R., & Haryanto, A. (2021). Analisis Indeks Massa Tubuh dan Kondisi Fisik Atlet Floorball Kota Surabaya. JOSSAE (Journal of Sport Science and Education), 6(2),125–133.https://doi.org/10.26 740/jossae.v6n2
Aprisandy, D., Asnaldi, A., & Nirwandi. (2017). Pengaruh weight training terhadap peningkatan daya ledak otot lengan. Sport Science: Jurnal Sains Olahraga dan Pendidikan Jasmani, 2(1), 1–10. http://sportscience.ppj.unp.ac.id/index.php/jss/article/view/23/24
Arridho, M., Fadli, A., & Kurniawan, D. (2021). Kebugaran jasmani dan performa atlet permainan beregu. Padang: Sukabina Press.
Asnaldi, A. (2016). Hubungan Pendekatan Latihan Massed Distributed Practice Practice Dan Terhadap Ketepatan Pukulan Lob Pemain Bulutangkis. Jurnal Menssana, 1(2), 20 26.
Asnaldi, A., Andesva, R., Zulbahri, Z., & Lawanis, H. (2024). Tinjauan Kebugaran Jasmani Pemain Ekstrakurikuler Futsal di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh. Jurnal JPDO, 8(2), 289-296. https://doi.org/10.24036/JPDO.8.1.2025.38.
Asnaldi, A., Larasati, N., Umar, A., & Sasmitha, W. (2024). Analisis Kondisi Fisik Atlet Karate Dojo Rimbun Karate Fighter Kota Padang. Jurnal JPDO, 7(3), 45-52. https://doi.org/10.24036/JPDO.7.3.2024.56.
Bafirman., & Wahyuri, A. S. (2019). Pembentukan Kondisi Fisik. Depok: Rajawali Pers.
Bompa, T. O., & Haff, G. G. (2019). Periodization: Theory and methodology of training (6th ed.). Champaign, IL: Human Kinetics.
Fernando, D., Weny Sasmitha, dan, Olahraga, P., Ilmu Keolahragaan, F., Negeri Padang, U., & Kunci, K. (2024). studi kondisi fisik atlet perguruan pencak silat silek tuo pagaruyung. https://doi.org/10.24036/jdpo.7.11.2024.1016
Fox, E. L., Bowers, R. W., & Foss, M. L. (2019). The physiological basis for exercise and sport. New York: McGraw-Hill Education.
Haff, G. G., & Triplett, N. T. (2018). Essentials of Strength Training and Conditioning. Champaign: Human Kinetics.
Harsono. (2018). Coaching dan aspek-aspek psikologis dalam coaching. Bandung: CV Tambak Kusuma.
Heri Amin. (2020). Dasar-dasar latihan kondisi fisik. Yogyakarta: Deepublish.
IFF. (2023). Rules of the Game. https://floorball.sport/rules-and-regulations/rules-of-the-game/
International Floorball Federation (IFF). (n.d.). Floorball Youth Start Up Kit.
International Floorball Federation (IFF). (2022). IFF Coaching Manual.
Iskandar., & Supriyadi. (2020). Latihan Kondisi Fisik dalam Olahraga. Malang: Universitas Negeri Malang.
Lindstrom, M. (2015). Improved Material Performance in Floorball Sticks (Implementation of the finite element method for helically fiber-oriented laminae in cylindrical hollow composites) [University Of Technology]. http://publications.lib.chalmers.se/records/fulltext/225717/225717.pdf
Nurdin, M. (2022). Analisis komponen kondisi fisik atlet floorball Universitas Pendidikan Indonesia. Jurnal Kepelatihan Olahraga Indonesia, 4(2), 77–86. https://doi.org/10.24036/jkoi.v4i2.1240
Paavilainen, A. (2017). Teaching Individual Technique and Tactics in Floorball. Helsinki. International Floorball Federation (IFF).
Powers, S. K., & Howley, E. T. (2018). Exercise Physiology : Theory and Application to Fitness and Performance (Tenth). McGraw-Hill Education.
Pratama, R. (2024). Hubungan kondisi fisik terhadap keterampilan bermain floorball pada mahasiswa FIK Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Keolahragaan, 9(1), 22–31.
Prayoga, G. E., & Susanto, I. H. (2020). Analisis Faktor Kebugaran Jasmani Atlet Floorball UNESA. Jurnal Kesehatan Olahraga, 8(1), 1–8.
Samsudin. (2019). Floorball. Universitas Negeri Jakarta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Zulbahri. (2018). Kondisi fisik dalam olahraga prestasi. Padang: Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang