Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai dan Kecepatan terhadap Kemampuan Dribbling Pemain Sepakbola SSB Porsil Junior U17 Kabupaten Pesisir Selatan
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya penelitian yang mengkaji hubungan daya ledak otot tungkai dan kecepatan terhadap kemampuan dribbling pemain sepak bola SSB Porsil Junior U17 Kabupaten Pesisir Selatan. Hasil observasi menunjukkan penurunan prestasi yang ditandai dengan rendahnya kemampuan dribbling pemain. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan daya ledak otot tungkai dan kecepatan secara simultan dengan kemampuan dribbling pemain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian meliputi seluruh pemain SSB Porsil Junior U17 sebanyak 30 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian terdiri atas tes standing broad jump, lari sprint 30 meter, dan tes dribbling zig-zag. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan korelasi ganda (uji F). Hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan antara daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan dribbling dengan nilai koefisien sebesar -0,516. Terdapat hubungan antara kecepatan terhadap kemampuan dribbling dengan nilai koefisien sebesar 0,501. Dan terdapat hubungan signifikan antara daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan dribbling dengan nilai Fhitung 9,469 > Ftabel 3,35 dengan signifikansi 5% (sig.) 0,001 < 0,05. Dengan demikian terdapat hubungan yang signifikan anatara daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan dribbling pemain sepakbola SSB Porsil Junior U17 Kabupaten Pesisir Selatan.