Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai dan Kelentukan dengan Kemampuan tendangan sabit atlet pencak silat Persinas ASAD Sumbar

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

musannif nur salim
Suwirman Suwirman
Erianti Erianti
Weny Sasmitha

Abstract

Masalah dari penelitian ini adalah belum diketahui kelentukan dan daya ledak otot tungkai


dengan kemampuan smash gedeng sepak takraw Balai baru takraw Club di Kota Padang.


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelentukan dan daya ledak otot tungkai


dengan kemampuan smash gedeng. Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional.


Populasi dalam penelitian ini adalah atlet Balai Baru Kota Padang. Dimana atlet Balai Baru


Kota Padang berjumlah 15 orang. Pengambilan sampel diambil dengan menggunakan teknik


sampel jenuh yang berjumlah 15 orang. Instrumen penelitian ini melalui tes sit and reach, tes


vertical jump, dan tes kemampuan smash gedeng. Teknik analisa data menggunakan teknik


analisis korelasi dan korelasi ganda dengan taraf signifikan α = 0,05. Hasil analisis


menunjukan: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan dengan kemampuan


smash gedeng Balai Baru Takraw Club di Kota Padang. Maka diperoleh rhitung 0,589 > rtabel


0,514, dan ternyata thitung 2,63 > ttabel 1,771. (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara daya


ledak otot tungkai dengan kemampuan smash gedeng Balai Baru Takraw Club di Kota


Padang. Maka diperoleh rhitung 0,635 > rtabel 0,514, dan ternyata thitung 2,96 > ttabel 1,771. (3)


Terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan dan daya ledak otot tungkai secara


bersama-sama dengan kemampuan smash gedeng Balai Baru Takraw Club di Kota Padang.


Maka diperoleh rhitung 0,722 > rtabel 0,514, dan ternyata Fhitung 6,53 > Ftabel 3,89.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
salim, musannif, Suwirman, S., Erianti, E., & Sasmitha, W. (2026). Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai dan Kelentukan dengan Kemampuan tendangan sabit atlet pencak silat Persinas ASAD Sumbar. Jurnal JPDO, 9(4), 2012-2021. https://doi.org/10.24036/JPDO.9.2026.0206

References

Amra, F., & Fdiel, A. (2023). Peran daya ledak
otot tungkai terhadap kemampuan lay up
shoot atlet bola basket. Jurnal Patriot, 5(3),
201-210.
Arifin, Z. (2019). Analisis gerakan servis atas
dalam permainan sepak takraw
berdasarkan konsep biomekanika. 88, 94–
103.
Asnaldi, A. (2016). Hubungan Pendekatan
Latihan Massed Practice Dan Distributed
Practice Terhadap Ketepatan Pukulan Lob
Pemain Bulutangkis. Jurnal MensSana, 1(2),
20. https://doi.org/10.24036/jm.v1i2.51
Asnaldi. 2018. Hubungan Motivasi Olahraga
Dan Kemampuan Motorik Dengan Hasil
Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga Dan
Kesehatan Siswa Sekolah Dasar Negeri 16
Sintoga Kecamatan Sintuk Toboh Gadang
Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal
Menssana, Volume 3, Nomor 2, Hal 16-27
Asnaldi, A. (2019). Kontribusi Motor Ability
Dan Konsentrasi Terhadap Kemampuan
Penguasaan Kata Heian Yodan Karateka
Lemkari Dojo Angkasa Lanud Padang.
Jurnal MensSana, 4(1), 17.
https://doi.org/10.24036/jm.v4i1.30
Atradinal, A. (2018). Pengaruh Model Latihan
Fartlek Terhadap Daya Tahan Aerobik Atlet
Sekolah Sepakbola PSTS Tabing. Sporta
Saintika, 3(1), 432-441.
Dianawati, I., Pramono, H., Woro, O., &
Handayani, K. (2017). Journal of Physical
Education and Sports Pengembangan Alat
Sensor Gerak pada Garis Servis Double
Event dalam Permainan Sepaktakraw
Abstrak. 6(3), 272–278.
Donie, Heru Syarli Lesmana, and
Hermanzoni. "Personal Trainer Sebuah
Peluang Karir." Performa 3.01 (2018): 7-7