Hubungan Daya Tahan dan Kecepatan dengan Kemampuan Lari 400 Meter Mahasiswa Departemen Pendidikan Olahragan Angkatan 2025 Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Kemampuan lari 400 meter merupakan salah satu indikator penting kondisi fisik pada cabang olahraga atletik nomor lari jarak menengah. Lari 400 meter menuntut atlet untuk mengombinasikan kecepatan tinggi dengan kemampuan mempertahankan kecepatan tersebut hingga garis finis. Permasalahan yang sering ditemukan di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan lari 400 meter mahasiswa masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan daya tahan dan kecepatan dengan kemampuan lari 400 meter mahasiswa Departemen Pendidikan Olahraga Angkatan 2025 Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 180 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 36 mahasiswa yang ditentukan melalui teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes lari 2.400 meter untuk mengukur daya tahan, tes lari 50 meter untuk mengukur kecepatan, dan tes lari 400 meter untuk mengukur kemampuan lari 400 meter. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji korelasi Pearson dan korelasi ganda pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara daya tahan dengan kemampuan lari 400 meter (r = 0,371; p < 0,05), terdapat hubungan signifikan antara kecepatan dengan kemampuan lari 400 meter (r = 0,442; p < 0,05), serta terdapat hubungan signifikan daya tahan dan kecepatan secara simultan dengan kemampuan lari 400 meter (R = 0,618; R² = 0,381). Dengan demikian, daya tahan dan kecepatan merupakan komponen kondisi fisik yang berperan penting dalam menunjang performa lari 400 meter mahasiswa.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##
References
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Arsil & Anthony. 2018. Evaluasi Pendidikan
Jasmani dan Olahraga. Padang: FIK UNP.
Arsil, A., Neldi, H., Rosmawati, R., & Atradinal, A. (2019). Training Of Penjasorkes Teachers In Efforts To Increase Extracurricular Activities Basic School Athletics As A Sub-District Padang Utara. Jurnal Humanities Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 48-59.
Antoni, D. (2024). Hubungan Tingkat Kebugaran Jasmani dengan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 43 Padang.
Antoni, D. (2018). Pengaruh model latihan kekuatan otot tungkai terhadap kemampuan lompat jauh atlet atletik Kota Solok (Riset Terapan). Padang: Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah
Asnaldi, A., Zulman, F. U., & Madri, M. (2018). Hubungan Motivasi olahraga dan kemampuan motorik dengan hasil belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan siswa Sekolah Dasar Negeri 16 Sintoga Kecamatan Sintuk Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal MensSana, 3(2), 16-27.
Asnaldi, A. (2019). Kontribusi Motor Ability Dan Konsentrasi Terhadap kemampuan Penguasaan Kata Heian Yodan Karateka Lemkari Dojo Angkasa Lanud Padang. Jurnal Menssana, 4(1), 17-29.
Asnaldi, A. (2016). Hubungan Ppendekatan Latihan Massed practice Dan Distributed Practice Terhadap Ketepatan Pukulan Lob Pemain Bulutangkis. Jurnal Mensana, 1(2), 20. https://doi.org/10.24036/jm.v1i2.51
IAAF. (2019). IAAF Track and Field Handbook. Monaco: IAAF.
Irawadi, Hendri. 2017. Kondisi Fisik dan Pengukurannya. Padang: UNP Press.
Irawadi. (2014). Dasar-Dasar Fisiologi Olahraga. Penerbit Universitas Negeri Padang.
Putri, A. D., Arsil, A., Rasyid, W., & Febrian, M. (2023). Hubungan Daya Tahan dan Kecepatan Terhadap Kemampuan Lari Jarak Menengah 800 Meter Atletik Belibis Club Kota Solok. Jurnal JPDO