Hubungan Kekuatan Otot Lengan Dan Kekuatan Otot Tungkai Dengan Kemampuan Kecepatan Renang 50 Meter Gaya Bebas Pada Mahasiswa Pembelajaran Akuatik Universitas Negeri Padang
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dan kekuatan otot tungkai dengan kemampuan kecepatan renang 50 meter gaya bebas pada mahasiswa pembelajaran akuatik Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa pembelajaran akuatik semester Juli–Desember 2025, dengan sampel sebanyak 38 mahasiswa putra yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pull-up untuk mengukur kekuatan otot lengan, standing broad jump untuk mengukur kekuatan otot tungkai, serta tes renang gaya bebas 50 meter untuk mengukur kecepatan renang. Analisis data menggunakan korelasi Product Moment dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan otot lengan memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan kecepatan renang 50 meter gaya bebas dengan nilai koefisien korelasi r = −0,485 dan kontribusi sebesar 23,5%. Sebaliknya, kekuatan otot tungkai tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kemampuan kecepatan renang 50 meter gaya bebas, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 1,6%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kekuatan otot lengan berperan penting dalam meningkatkan kecepatan renang gaya bebas jarak pendek, sedangkan kekuatan otot tungkai memberikan kontribusi yang relatif kecil. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan program latihan renang yang lebih menekankan pada pengembangan kekuatan otot lengan untuk nomor sprint.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##
References
Apriyano, B. (2022). Analisis kebutuhan latihan fisik spesifik pada renang sprint mahasiswa pendidikan olahraga. Jurnal Keolahragaan, 10(1), 60–69.
Apriyano, B. (2023). Pelatihan dan pembinaan keterampilan renang melalui pengenalan stretching pada binaan siswa PRSI Kota Solok. Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS, 21(02), 240–250. https://doi.org/10.33369/dr.v21i2.30170
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktek (Revisi ed.). Rineka Cipta.
Asnaldi, A. (2023). Pengembangan latihan kekuatan berbasis karakteristik gerak olahraga dalam pembelajaran akuatik. Jurnal Keolahragaan, 11(1), 45–54.
Asnaldi, A., & Arsil. (2020). Kontribusi kondisi fisik terhadap keterampilan gerak olahraga dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 5(2), 112–120.
Asnaldi, A., & Zulbahri. (2021). Kontribusi kondisi fisik terhadap performa keterampilan renang gaya bebas pada mahasiswa pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 6(2), 98–106.
Aspenes, S. T., & Karlsen, T. (2019). Exercise‐training intervention studies in competitive swimming. Sports Medicine, 49(5), 717–732. https://doi.org/10.1007/s40279-019-01082-1
Atradinal, & Apriyano, B. (2022). Pendekatan latihan fisik berbasis karakteristik gerak cabang olahraga renang. Jurnal Keolahragaan, 10(2), 120–129.
Atradinal, & Zulbahri. (2020). Pengaruh latihan kekuatan terhadap peningkatan performa renang gaya bebas mahasiswa pendidikan olahraga. Jurnal Performa Olahraga, 5(2), 85–92.
Atradinal. (2024). Doktor Ilmu Pendidikan – fokus pada pengembangan model latihan holistik bagi olahraga. Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang.
Balyi, I., Way, R., & Higgs, C. (2020). Long-term athlete development. Human Kinetics. https://doi.org/10.5040/978149259631
Bompa, T. O., & Buzzichelli, C. (2019). Periodization: Theory and methodology of training (6th ed.). Human Kinetics. https://doi.org/10.5040/978149259631
Costill, D. L., Maglischo, E. W., & Richardson, A. B. (2018). Swimming. Blackwell Scientific Publications.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Field, A. (2020). Discovering statistics using IBM SPSS statistics (5th ed.). SAGE Publications.
Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2019). How to design and evaluate research in education (10th ed.). McGraw-Hill Education.
Mackenzie, B. (2021). Reliability of push up and standing broad jump tests as measures of muscular strength. (tinjauan/latent source referensi umum tes fisik).
Morais, J. E., Silva, A. J., Marinho, D. A., & Barbosa, T. M. (2021). Determinant factors of front crawl swimming speed. International Journal of Sports Physiology and Performance, 16(2), 248–254. https://doi.org/10.1123/ijspp.2019-0904
Nurhasan, & Cholil, D. H. (2020). Tes dan pengukuran keolahragaan. Universitas Terbuka.
Pribadi, M., & Madilis, F. (2022). Distribusi hasil renang gaya bebas 50 meter pada subjek tertentu. (sumber statistik referensi renang).
Sharkey, B. J., & Gaskill, S. E. (2020). Fitness and health (7th ed.). Human Kinetics.
Sudjana. (2019). Metoda statistika. Tarsito.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukadiyanto, & Muluk, D. (2019). Pengantar teori dan metodologi melatih fisik. UNY Press.
Zulbahri, & Apriyano, B. (2021). Kontribusi kondisi fisik terhadap kecepatan renang gaya bebas pada mahasiswa. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 6(1), 33–41.
Zulbahri, S. Pd., M.Pd. (2019). Kontribusi kekuatan otot terhadap performa renang gaya bebas. Jurnal Performa Olahraga, 1(1), 17–21.