Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai Dan Koordinasi Mata-Kaki Terhadap Kemampuan Shooting Pemain SSB Nagasati Sungai Asam
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Pemain atlet SSB Nagasati Sungai Asam, shooting yang di lakukan oleh pemain
masih belum tepat ke titik yang di arahkan ke arah gawang, kemudian shooting yang
dilakukan masih lemah, hal ini terlihat dari kecepatan bola saat meluncur ke gawang
masih lambat akibat tendangan tidak keras, sehingga mudah di antisipasi oleh penjaga
gawang lawan hal ini tentu saja disebabkan oleh kurangnya latihan para pemain karena
masa pandemi covid19 sehingga kondisi fisik para pemain menurun, salah satu yang
menyebabkan shooting tidak maksimal adalah daya ledak otot tungkai. Selain itu
shooting yang dilakukan pemain banyak yang kurang tepat atau melenceng dari sasaran
yang di sebabkan koordinasi mata dan kaki pemain yang belum maksimal. Penelitian ini
termasuk jenis penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui keeratan
hubungan antara variabel. Penelitian ini dilakukan di lapangan SSB Nagasati Sungai
Asam dan dilakukan pada Juli-Agustus 2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan
teknik/sampel jenuh. Berdasarkan hasil analisis data, Daya Ledak Otot Tungkai
mempunyai hubungan yang signifikan terhadap Kemampuan Shooting dengan kriteria
pengujian jika r_hitung=0,38> r_tabel=0,349. Koordinasi Mata-Kaki mempunyai
hubungan yang signifikan terhadap Kemampuan Shooting dengan kriteria pengujian
jika . Terdapat hubungan yang signifikan (berarti)
antara Daya Ledak Otot Tungkai dan Koordinasi Mata-Kaki secara bersama-sama
terhadap Kemampuan Shooting pemain SSB Nagasati Sungai Asam ketika Fhitung = 3,43 >
Ftabel = 3,35, artinya semakin baik Daya Ledak Otot Tungkai dan Koordinasi Mata-Kaki
maka cenderung semakin baik Kemampuan Shooting