Analisis Kondisi Fisik dan Teknik Dasar Pemain Futsal MAN 1 Payakumbuh
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Permainan futsal memerlukan komponen penting berupa teknik dasar dan kondisi fisik. Kondisi fisik dan teknik dasar seorang pemain akan menunjang performa di lapangan dan untuk mencapai prestasi yang maksimal. Pemain futsal MAN 1 PAYAKUMBUH banyak yang mengalami kelelahan saat latihan, lemahnya tingkat kekuatan otot pemain, kurangnya keterampilan pemain dalam mengolah bola, kurangnya kecepatan menggiring bola dan belum diketahuinya kondisi fisik dan teknik dasar pemain futsal MAN 1 Payakumbuh secara mendalam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kondisi fisik dan teknik dasar pemain futsal MAN 1 Payakumbuh. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 15 orang pemain. Tes kondisi fisik yang dominan pada penelitian ini memiliki 5 macam tes diantaranya: daya tahan (Yo-yo Intermittent Recovery Test), daya ledak otot tungkai (standing long jump), kekuatan (squat jump test), kecepatan (sprint 30 m) dan kelincahan (Illinois Agility Run Test). Sedangkan tes untuk mengukur teknik dasar bermain futsal meliputi: passing, controlling, dribbling dan shooting yang dilakukan dalam satu rangkaian permainan. Hasil dari tes kondisi fisik pemain futsal MAN 1 Payakumbuh rata-rata masuk ke dalam kategori cukup dalam norma masing-masing item tes. Sedangkan hasil dari tes teknik dasar pemain futsal MAN 1 Payakumbuh dikategorikan cukup dengan persentase 53,333%.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##
References
Arham, S. (2019). Kontribusi kekuatan, kecepatan, kelincahan dan percaya diri terhadap keterampilan teknik pada permainan futsal. Exercise: Journal of Physical Education and Sport, 1(1), 10-24.
Barasakti, B. A., & Faruk, M. (2019). Analisis Kondisi Fisik Tim Futsal Jomblo FC U-23 Ponorogo. Jurnal Prestasi Olahraga, 2(1).
Eldawaty, E. (2020). Tinjauan Status Gizi Peserta Didik SD Negeri 03 Malepang Kecamatan Basa Ampek Balai Pesisir Selatan. Jurnal JPDO, 3(6), 21-23.
Hardiansyah, S. (2018). Analisis Kemampuan Kondisi Fisik Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang. Jurnal MensSana, 3(1), 117-123.
Ihsan, N., Zulman, Z., & Adriansyah, A. (2018). Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai dan Dayatahan Aerobik Dengan KemampuanTendangan Depan Atlet Pencak Silat Perguruan Pedang Laut Pariaman. Jurnal Performa Olahraga, 3(1), 1-6.
Jhyo Frayogha, A. (2019). Pengaruh Latihan Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Akurasi Shooting Pemain Futsal. 2015, 919–931.
Kasmad, M. R., & Akbar, M. A. (2021). Perbandingan Pengaruh Metode Latihan Bermain dan Metode Latihan Drill Terhadap Kemampuan Passing Peserta Ekstrakurikuler Futsal SMA Negeri 11 Makassar. Semnah HP UNM, 877–892.
Khoiriah, S. N., Sulistyorini, S., & Fadhli, N. R. (2020). Pengembangan Variasi Latihan Kekuatan Otot Tungkai Dan Otot Perut Untuk Atlet Futsal Pada Tim Putri Universitas Negeri Malang. JSES : Journal of Sport and Exercise Science, 3(1), 30. https://doi.org/10.26740/jses.v3n1.p30-36
Lawanis, H. (2019). Overview of Physical Conditioning of Hockey Athlete. Jurnal Performa Olahraga, 4(01), 6-12.
Milana, M., Yunus, M., & Widiawai, P. (2022). Survei Kondisi Fisik Atlet U 16 SSB Porwing Putri Kab. Banyuwangi. Sport Science and Health, 4(7), 608-615.
Nirwandi, F. U., Yaslindo, F. U., & Firdaus, K. (2018). Pengaruh Metode Latihan Sistem Set Terhadap Peningkatan Kemampuan Daya Ledak Otot Lengan Pada Atlet Bolabasket Fik Unp. Jurnal MensSana, 3(1), 107-116.
Nofrialdi, N., & Firdaus, K. (2019). Persepsi Guru Penjasorkes terhadap Keterampilan Mengajar Guru Praktek Lapangan Penjasorkes di Seluruh SMPN Kota Bukittinggi. Jurnal JPDO, 2(6), 35-42.
Nur, H. W. (2016). Hubungan Kelenturan Dan Kelincahan Dengan Kemampuan Dasar Sepaksila Pada Sepaktakraw. Jurnal Menssana, 1(2), 49-58.
Rahmad, H. A. (2016). Pengaruh Penerapan Daya Tahan Kardiovaskuler (Vo2max) Dalam Permainan Sepakbola Ps Bina Utama. Curricula: Journal of Teaching and Learning, 1(2).
Rasyd, H., Atiq, A., & Hidasari, F. P. (2019). Tingkat Keterampilan Teknik Dasar Futsal Ekstrakurikuler Di Sma Negeri 1 Galing Kabupaten Sambas. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 8(10).
Robianto, A., Tangkudung, A., & Musa, M. (2023). Perbandingan Hasil Kemampuan Biomotorik Pada Cabang Olahraga Bola Basket dan Bola Tangan. Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education, 7(1), 50-57.
Rosmawati, F. U. (2016). Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai Dengan Kemampuan Shooting Pemain Club Futsal Sekolah Menengah Kejuruan Nusatama Padang. Jurnal Menssana, 1(2), 11-19.
Royana, I. F., & Setyawan, D. A. (2017). Analisis Kondisi Fisik Pemain Tim Futsal Upgris. Jendela Olahraga, 2(2).
Royana, I. (2016). Analisis Kondisi Fisik Pemain Tim Futsal Upgris. 1–23.
Seba, L., Maryati, S., & Rohendi, A. (2019). Pembelajaran psikomotorik dalam pendidikan jasmani dan olahraga. CV. Salam Insan Mulia.
Sepriadi, S. (2017). Pengaruh motivasi berolahraga dan status gizi terhadap tingkat kebugaran jasmani. Jurnal Penjakora, 4(1), 77-89.
Sepriani, R., Rosmaneli, R., & Asnaldi, A. (2016). Efektivitas minuman energi terhadap daya tahan aerobik. Jurnal Sporta Saintika, 1(2), 168-181.
Yores Andrianto, Y. (2023). Upaya Meningkatkan Teknik Dribbling Bola Futsal Melalui Media Modifikasi Pembelajaran Pada Peserta Ekstrakulikuler Futsal Putra Sma Negeri 06 Bengkulu Selatan (Doctoral dissertation, Universitas Dehasen Bengkulu).